Nasib Situs Para Kontestan Cagub Kaltim

Iseng saja melihat-lihat ke situs-situs yang katanya merupakan bagian dari kampanye sukses para cagub di Dunia Maya.

Berikut hasil browse-nya per hari ini:
1. Awang Faroek Ishak (pemenang kontes) - Gub kaltim terpilih periode 2008-2013

alamat: http://www.awangfaroek.com/
status: site is suspended (alias tebakan saya dah habis kontraknya, trus gak diperhatikan lagi)

2. Ahmad Amins - AHAD (lolos sampai putaran II, kalah oleh AFI)

alamat: http://achmadamins.com/
status: masih aktif,
update terakhir: tanggal 28 Oktober 2008.
komentar: Sepertinya sudah abandoned. Tidak ada ucapan selamat kepada pemenang kontes.

3. Jusuf SK - JULU (hanya sampai putaran I, meski suaranya beti -beda tipis- ama AHAD)

alamat: http://www.jusufsk.com/
satus: masih aktif,
update terakhir: 4 Mei 2008
komentar: Sepertinya tinggal nunggu habis kontrak juga. Tidak ada ucapan selamat kepada pemenang kontes.

4. Nusyirwan Ismail (supaya rada kerenan, dia adalah pemenang ke-4 dari 4 calon gubernur yang berkompetisi)

alamat: http://www.nusyirwan.net/
satus: masih aktif,
update terakhir: 11 Mei 2008
komentar: ibidem aja ama komen kontestan no-2 dan no-3 di atas;

5. Syaiful Teteng (berhasrat pengen ikut kontes calon gubernur, tapi kalah bersaing saat mencari perahu)

alamat: http://syaifulteteng.wordpress.com/
status: tentu saja masih aktif, wong gratis kok di wordpress!
update terakhir: 20 Desember 2007
komentar: serupa dengan semuanya, gak ada update-updatenya, apalagi ucapan selamat kepada pemenang atau rekan-rekan lainnya (bawahannya?) yang sukses jadi cagub.

Final comments:
1. Web kampanye tampaknya masih ber-style seperti kebiasaan para birokrat: menyuarakan suara mereka sendiri, bukan menjadi ajang diskusi dengan rakyatnya. Indikasinya adalah: setelah tidak sukses melewati tahap berikutnya, web-nya pun lumpuh, tidak ada aktivitas. Selain itu, kalau baca berita-beritanya, semuanya menyanjung setinggi langit. Tidak membumi, menceritakan kelebihan-kekurangan, diskusi, refleksi yang menampilkan para kontestan adalah manusia juga.
2. Belum merupakan ajang kampanye yang efektif dan diperhatikan. Contoh: sebenarnya bisa jadi ajang pengumpulan donasi, penjualan merchandise, pen-donlot-an atribut-atribut.
3. BUkan ditujukan untuk memperlihatkan good governance, semisal pemikiran, opini serta demonstrasi kebijakan (track record) yang diambil dan menampilkan kritik-kritik masyarakat. Apalagi.. apalagi yang berhubungan dengan keterbukaan informasi: pengumuman hasil audit KPK atas kekayaan pribadi ataupun audit akuntan publik atas asal dan penggunaan dana kampanye.

So...
Okelah, sarana TI sudah lebih dilirik, tapi pendayagunaannya sangat jauh dari kata optimal.
Berharap mereka memperhatikan publik, mendapat masukan dari publik (apalagi membacanya..) dengan sarana TI sepertinya masih terlampau muluk. Lebih cepat pencet tuts ha pe trus SMS ke nomor-nomor mobile mereka. Sejauh ini, SMS belum bisa difilter bukan?

Comments

Popular posts from this blog

Merakit Destilator Bioetanol Sederhana (1)

DHT11 incubator with I2C LCD (part 1)

LM35 Incubator with LCD 16x2 on Arduino