Posts

Showing posts from February, 2009

Koneksi 'hantu' di Windows 7 Beta

Berhati-hatilah Anda, para pengguna Windows 7 Beta yang menggunakan akses bandwidth terbatas. Si sistem operasi ini (default install) bisa-bisa membangkrutkan Anda dan menyedot habis bandwidth dalam sekejap.

Berikut koneksi hantu si Win 7 Beta yang kayak hantu (gak kelihatan ama user) dan seenaknya ngabisin bandwidth itu:

Mengontak DNS server (saya pake Telkomsel Flash)
06:22:31.062654 IP (tos 0x0, ttl 64, id 0, offset 0, flags [DF], proto UDP (17), length 72) sydrake.local.11493 > dns2.telkomsel.co.id.domain: 54937+ PTR? 79.22.121.114.in-addr.arpa. (44)
Mulai menghubungi si beta.update.microsoft.com
06:22:31.602775 IP (tos 0x0, ttl 62, id 49976, offset 0, flags [none], proto TCP (6), length 40) beta.update.microsoft.com.www > sydrake.local.39094: ., cksum 0x32f2 (correct), ack 186 win 65535
06:22:32.126772 IP (tos 0x0, ttl 62, id 54685, offset 0, flags [none], proto TCP (6), length 329) beta.update.microsoft.com.www > sydrake.local.39094: P 1:290(289) ack 186 win 65535
06:22:32.12…

Windows 7 Beta di Ubuntu (Sun VirtualBox)

Image
Setelah dua kali gagal instal, akhirnya saya dapat menikmati versi Beta dari Windows 7. Keren boo... harusnya begini nih kalau Microsoft mau ngeluarin versi penggantinya XP, gak seperti the bloated, bloody Vista.


Dengan basis virtualisasi dari Sun VirtualBox dan sistem operasi Ubuntu Intrepid Ibex dan Toshiba M110, saya harus mengalokasikan memori sebesar 1 GB, harddisk 8 GB, dan VGA 32 MB. Semuanya terdeteksi kecuali soundcardnya (ICH-AC97 compatible).


Jaringan yang di NAT juga bekerja dengan mantap! Jadi agaknya bisa update driver langsung nih dari situs Microsoft. Tapi ada jeleknya negh... nyedot bandwidth tanpa bilang-bilang. Begitu koneksi diaktifkan, langsung deh network monitoringku berkedip tiada henti! Tampaknya Windows 7 ini langsung kontak ke Microsoft untuk melaporkan bahwa ada satu copy Beta lagi yang sudah diinstal. Informasi apa yang dikirimkan ? bentar nanti saya sniff aja :))


Secara sekilas, Windows 7 ini ringan banget! Mudah-mudahan versi full-nya juga ringan. J…

Membuat Folder terenkripsi di Ubuntu

Tutorial ini untuk Ubuntu Intrepid.

Anda ingin berahasia dengan Ubuntu? Menyimpan file sensitif dalam sebuah folder yang kelihatannya seperti folder biasa? Bila ya, caranya gampang: Gunakan ecryptfs!

Teknik ini dapat digabungkan dengan gpg. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah file teks yang terenkripsi gpg, maka Anda akan menggunakan klik kanan pada file yang akan dienkripsi, lalu memilih encrypt. Disana Anda akan membuat sebuah gpg key dan passphrase untuk enkripsinya.

Akan tetapi, pada saat Anda mengetik dan membuat file tersebut, Anda menyimpannya di lokasi yang tidak aman. Untuk itu, penting untuk memulai pengetikan dalam sebuah direktori yang dienkripsi sebelumnya.

Caranya mudah:

1. Instalasi ecryptfs-utils
sudo apt-get install ecryptfs-utils
Besarnya kurang dari 1 MB, jadi sepertinya tidak akan lama.


2. membuat sebuah folder rahasia

misalnya di /home/UZER/rahasia
mkdir /home/UZER/rahasia

3. Simpan skrip ini sebagai enkripsi.sh:
#!/bin/bash
#Anton Rahmadi @11 Feb 2009
#versi 1.0 GPL

Search Engine khusus Ubuntu

Image
Ubuntu is a phenomenon in Linux Desktop. It has massive users and because of its simplicity, many of them are newbies. Ubuntu certainly is a successful marketing buzz for Linux, build from Debian (a distro that is popular with .deb software packaging system) has made Linux not another painful experience in learning computer. Many forums are established to help people in using Ubuntu. Power users are actively helping the others, while they are not begrudgingly making them fanatics with Linux.


Because Ubuntu has many variants as well as forums, Googlubluntu emerges as another way of searching helps in Ubuntu. Unfortunately, it is focused on searching "in english". So people who dont understand English well are having drawbacks of using this tool.

Linux on the Brink

Despite its growing popularity, the open source movement, namely Linux, has reached a steep edge of decline. Several reasons backing up this opinion are:

1. No new leap on kernel development.
Unlike an upgrade from kernel 2.4 to 2.6, practically there is no big step introduce in the core level. Linux kernel is a huge reverse engineering stuff, but works only on minimal expectancy. Bring the chips alive, but not all feature is hacked up.
I admire hackers for living in patchy codes for almost all things in Linux kernel, however a doubt is still there, since The manufacturers could not find the best solution to keep their chip algorithms safe for being Open Source. These major drawbacks of Open Source lead to refusal of chipmakers to release the correct library for their products. For instance, sound card. Until now, there is no way to bring Surround systems (SRS, TrueXT, etc) in Linux, the way they build them for Windows.

2. The backbone is under attack
While the Globe is now under im…